Pengalaman kami tidak terbatas pada pelaksanaan pengamanan fisik tetapi meliputi perencanaan sistem dan manajemen pengamanan dalam bentuk security advisory & consultancy. Layanan ini didukung oleh tenaga khusus yaitu konsultan dan staf ahli dari kalangan militer, polisi dan professional security & crime prevention practitioners. Referensi kesekuritian dijalin melalui jaringan komunitas sekuriti yang tergabung dalam AMSI (Asosiasi Manager Sekuriti Indonesia), APSA (Asian Professional Security Association). Metode pengamanan yang akan diterapkan merupakan penjabaran dari standar system manajemen pengamanan yang diberlakukan oleh Polri. Sistem ini mengutamakan metoda preventif yaitu pengendalian resiko dengan konsep pencegahan kerugian baik yang bersifat tangible dan intangible. Tindakan represif adalah pilihan terakhir yang akan diambil dengan mempertimbangkan aspek hukum dan melibatkan aparat hukum yang berwenang. Pengendalian operasional keamanan di seluruh lokasi dilakukan Pusat Komando di kantor pusat melalui komunikasi radio maupun alat komunikasi lain (Telephone, Hp) yang saling berhubungan selama 24 jam sehari secara terus menerus. Selain penempatan personil di lokasi penjagaan, kami memiiki unit intelijen yang dikendalikan langsung dari kantor pusat dalam bentuk undercover operation untuk mendukung proses take over (serah terima) lokasi baru atau tindakan pertama (first level response) dalam keadaan darurat.
